YAHUKIMO - Di tengah hamparan alam Papua yang memukau, kehadiran prajurit TNI Angkatan Laut, khususnya Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir, tak hanya bermakna penjagaan, tetapi juga kehangatan kemanusiaan. Pada Rabu (29/04/2026), sebuah momen haru tercipta di Kampung Kokamu, Kabupaten Yahukimo, ketika kepedulian prajurit berujung pada bantuan pengobatan bagi seorang warga.
Peristiwa tak terduga ini terjadi saat personel Marinir tengah menjalankan patroli rutin di salah satu jalur kampung yang sunyi. Mata tajam seorang prajurit menangkap pemandangan tak mengenakkan: seorang warga tertatih-tatih, meringis menahan sakit akibat luka di kakinya. Tanpa ragu, naluri kemanusiaan para prajurit segera mengambil alih. Kendaraan patroli pun dihentikan, dan uluran tangan pertolongan segera diberikan.
Dengan sigap, personel kesehatan lapangan dari Satgas Pamtas yang selalu siap sedia, mengeluarkan perlengkapan medis yang dibawa. Pemeriksaan dan penanganan awal dilakukan dengan cermat. Luka sang warga dibersihkan, dirawat, dan diberikan penanganan yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, seperti infeksi yang mengintai.

Tindakan mulia ini disambut hangat oleh masyarakat Kampung Kokamu. Kehadiran Satgas Yonif 5 Marinir di tengah-tengah mereka bukan sekadar simbol pengamanan, melainkan bukti nyata komitmen TNI untuk senantiasa hadir, memberikan rasa aman, sekaligus menjadi garda terdepan dalam memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, terutama di sektor kesehatan yang seringkali menjadi tantangan di wilayah pedalaman Papua.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., tak lupa menyampaikan apresiasinya yang mendalam kepada seluruh prajurit atas profesionalisme dan dedikasi yang tak kenal lelah dalam menjalankan tugas mulia ini.
"Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas, ” tegasnya, menggarisbawahi pentingnya kedisiplinan dan ketanggapan dalam setiap inci pengabdian mereka.
(PERS)

Updates.